Rekomendasi Janji Politik yang Berpihak pada Lingkungan

Target Lokasi : Nanggro Aceh Darusalam (NAD), Sumatera Utara, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Papua
Target Group : Media Mainstream, Alternatif Media dan Media Tradisional
Katagorisasi : Kampanye – Masalah Mendasar dalam Illegal Logging


Temuan Pemantauan
Hasil pemantauan media baik cetak dan elektronik pada masa kampanye capres-cawapres menunjukan tingkat kepekaan yang rendah dari media terhadap seluruh materi kampanye yang terkait dengan isu lokal. Kasus illegal logging atau pembalakan hutan yang parah di semua lokasi target, ternyata tidak tersentuh dan diangkat sebagai kasus nyata yang ada di wilayah yang membutuhkan penanganan segera. Tidak ada sebuah mediapun yang menyoroti kasus pembalakan hutan dengan program kampanye kandidat secara utuh. Walaupun beberapa kandidat menyuarakan program penanganan illegal logging tetapi media tidak juga mencoba menelusuri lebih dalam bagaimana kandidat mengambil kebijakan nyata untuk menangani kasus tersebut.

Potential Approaches

  1. Memfasilitasi media untuk mendapat akses pemahaman kebijakan dan pola pengelolaan hutan baik ditingkat pusat dan daerah.
  2. Memfasilitasi media untuk mendapat akses pemahaman kebijakan pengelolaan kehutanan, baik versi pemerintah maupun pengusaha.
  3. Meningkatkan kepekaan jurnalis, para editor dan pengelola media terhadap isu lokal, khususnya kasus illegal logging.
  4. Mendukung penyelenggaraan “awards” bagi jurnalis dan media yang dapat mengangkat isu illegal logging secara mendalam.
  5. Mendukung peran Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (BAPEDAL-DA) / Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPEDA), untuk membuka akses dalam program perencanaan dan pengelolaan lingkungan.
  6. Menyebar brosur tentang kerusakan akibat illegal logging dan kerugian secara finansial.
  7. Mengajak para pemerhati media (aktivis media watch) untuk memberi perhatian terhadap kasus pembalakan hutan.
  8. Mendukung penyelenggaran training untuk para jurnalis di bidang lingkungan hidup.




Target Lokasi : Nanggro Aceh Darusalam (NAD), Sumatera Utara, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Papua
Target Group : Publik Figur, Pengusaha, dan Aparatur Daerah
Katagorisasi : Kampanye – Masalah Mendasar dalam Illegal Logging


Temuan Pemantauan
Hasil pemantauan media baik cetak dan elektronik pada masa kampanye capres-cawapres menunjukkan tidak adanya suara dari para publik figur, pengusaha dann aparat daerah tentang kerugian wilayah dari adanya kegiatan illegal logging. Para target grup tidak juga berupaya untuk mengangkat isu illegal logging dan berupaya melakukan lobbi untuk menegaskan penghentian kasus illegal logging kepada para kandidat sebagai janji politik. Padahal mereka sangat dirugikan dengan adanya kegiatan tersebut.

Potential Approaches

  1. Memberi pemahaman kepada para target grup tentang pentingnya media sebagai alat kontrol.
  2. Memberi pemahaman etika jurnalistik dan strategi komunikasi kepada para target grup.
  3. Memberi pemahaman pentingnya komunikasi dan keterbukaan dalam pola kontrol berbasis kesertaan masyarakat melalui diseminasi informasi melalui media, baik lokal maupun nasional.
  4. Memberi dukungan terhadap seluruh keterbukaan informasi kepada masyarakat, khususnya media.
  5. Menyebar brosur tentang kerusakan akibat illegal logging dan kerugian secara finansial.



© 2004, ISAI
Tim Penulis: Ludhy Cahyana, Tri Mariyani Parlan    Tim Peneliti: Dyah Listyorini, Iwan Achmad Ambiya, Waryanto, Nanin Upiyanti, Juita Kartini    Diterbitkan oleh: Institut Studi Arus Informasi (ISAI)/Koalisi Media untuk Pemilu Bebas dan Adil serta didukung oleh Greencom.